Powered by Blogger.

Other Recent Articles

Subscribe

Enter your email address below to receive updates each time we publish new content..

Privacy guaranteed. We'll never share your info.

Feature Posts

Archive

Random Post

Rating for homework-student.blogspot.com Check google pagerank for homework-student.blogspot.com

Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Wednesday, May 4, 2011

Jaringan Tumbuhan dan Jaringan Hewan


Jaringan pada tumbuhan berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa atau permanen. Jaringan meristem adalah jaringan yang sel-seknya aktif membelah. Jaringan ini terdapat di ujung akar, ujung batang, dan cambium pada tumbuhan dikotil.  Jaringan permanen terdiri dari jaringan pelindung, jaringan dasar, jaringan penyokong, jaringan pengangkut, dan jaringan sekretoris.

Jaringan-jaringan akan menyusun organ. Organ tumbuhan terdiri dari akar, batang, adaun, bunga, dan biji. Akar berfungsi menyerap air dan mineral dari tanah. Batang berfungsi menguatkan tumbuhan, tempat lewatnya air dan mineral dari tanah serta hasil fotosintesis dari daun. Daun berfungsi untuk fotosintesis dan respirasi. Bunga merupakan organ reproduksi. Biji merupakan calon individu baru.

Sifat totepotensi pada jaringan tanaman dimanfaatkan untuk memperoleh anakan seragam dalam jumlah besar dan cepat melalui kultur jaringan. Kultur jaringan saat ini telah memanfaatkan penggunaan hormone tumbuh.

Jaringan penyusun hewan terdiri dari jaringan epitel, jaringan pengikat, jaringan otot dan jaringan saraf. Berdasarkan bentuknya, jaringan epitel dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu epitel pipih, epitel kubus, dan epitel batang. Berdasarkan lapisan penyusunnya, jaringan epitel dibedakan atas epitel selapis dan epitel berlapis.

Jaringan pengikat berkembang dari mesenkim. Fungsi jaringan ikat adalah sebagai penyokong dan penghubung antarorgan. Spesialisasi dari sel-sel dalam jaringan ikat membentuk berbagai sel, misalnya membentuk leukosit, sel adiposa (sel lemak), tulang ligament, dan tendon.

Jaringan saraf terdiri atas sel-sel saraf  berupa juluran panjang dan beberapa jenis sel glia (neuroglia) yang berfungsi menyokong sel saraf. Fungsi sel saraf adalah untuk menerima dan menghantarkan rangsangan.
Organ tersusun tas jaringan-jaringan dan mempunyai fungsi tertentu, contohnya paru-paru, jantung, telingan, usus, lambung, dan hati. Letak dan bentuk organ di dalam tubuh berbeda-beda sesuai dengan fungsinya.