Powered by Blogger.

Other Recent Articles

Subscribe

Enter your email address below to receive updates each time we publish new content..

Privacy guaranteed. We'll never share your info.

Feature Posts

Archive

Random Post

Rating for homework-student.blogspot.com Check google pagerank for homework-student.blogspot.com

Showing posts with label General. Show all posts
Showing posts with label General. Show all posts

Wednesday, July 13, 2011

Latar Belakang Munculnya Sistem Koloid


Pada tahun 1861, Thomas Graham, seorang ahli kimia berbangsa Inggris melakukan percobaan untuk menguji perbedaan kemampuan aliran zat terlarut dengan menggunakan kantong permanen, air, kristal, gula, lem perekat, dan tepung kanji. Mula-mula gula, lem perekat, dan tepung kanji masing-masing dilarutkan ke dalam air. Kemudian larutannya dimasukkan ke dalam kantong perkamen, ditutup rapat dan direndam dalam air. Dari percobaan tersebut ternyata molekul gula memiliki kemampuan untuk merembes ke luar menembus pori-pori perkamen sehingga ke luar dari kantong. Akan tetapi, partikel kanji tidak dapat keluar dari kantong. Zat lain yang dicobakan oleh T. Graham adalah zat perekat dengan percobaan yang sama. Ternyata zat perekat tersebut sifatnya sama dengan sifat kanji, yaitu tidak mampu menembus membran perkamen. 
Berdasarkan percobaan tersebut, Graham memberikan gagasan sebagai berikut.

  1. Molekul gula dapat lolos dari membran perkamen, sedangkan kanji dan perekat tidak dapat lolos dari membran perkamen. Hal ini dimungkinkan karena ada perbedaan diameter molekul antara kanji dengan molekul gula. Molekul kanji mempunyai diameter lebih besar dari diameter molekul gula.
  2. Larutan gula yang Kristal gula dan semacamnya disebut larutan berdifusi cepat atau kristaloid, sedangkan zat perekat, kanji, dan susu, atau semacamnya yang bersifat lekat dan kental disebut koloid.
Pada tahun 1907, Ostwald mengemukakan istilah sistem terdispersi dan medium pendispersi. Sistem koloid terdiri dari fase terdispersi dengan ukuran tertentu dalam medium pendispersi. Zat yang didispersikan disebut fase terdispersi, sedangkan medium yang digunakan untuk mendispersikan disebut medium pendispersi. Analogi dalam larutan, fase terdispersi adalah zat yang terlarut sedangkan medium pendispersi adalah zat pelarut. Pada contoh campuran susu dan air, fase terdispersi adalah partikel susu dan medium pendispersinya adalah air.
Seorang kimiawan Jerman bernama Richard Zsigmondy , pada tahun 1912 mendesain mikroskop ultra untuk mengamati partikel-partikel terlarut termasuk partikel koloid. Dari pengamatan tersebut ternyata partikel koloid mempunyai diameter molekul 10-7 cm – 10-5 cm. Mengapa harus menggunakan mikroskop ultra ? Karena hanya partikel yang ukuran diameternya lebih besar dari 10-5 cm yang dapat dilihat dengan mikroskop biasa.
Berikut info Perbandingan Sifat antara larutan, koloid, dan suspensi :

Larutan
Ukuran partikel kurang dari 10-7 cm
Homogen
Satu fase
Jernih
Tidak memisah jika didiamkan
Tidak dapat disaring dengan saringan biasa
Tidak dapat disaring dengan membran perkamen
Berbentuk ion, molekul kecil

Koloid
Ukuran partikel antara 10-7 cm – 10-5 cm
Antara Homogen dan Heterogen
Dua fase
Keruh
Tidak memisah jika didiamkan
Tidak dapat disaring dengan saringan biasa
Dapat disaring dengan membran perkamen
Molekul besar, partikel

Suspensi
Ukuran partikel lebih dari 10-5 cm
Heterogen
Dua fase
Keruh
Dapat memisah jika didiamkan
Dapat disaring dengan saringan biasa
Dapat disaring dengan membran perkamen
Partikel besar

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan zat yang tergolong larutan, koloid, dan suspensi. Berikut contohnya; 
Larutan: larutan gula, garam dapur, cuka, alkohol, dan udara.
Koloid : lumpur, debu, asap, susu, santan, busa sabun, margarin, salad krim, lateks.
Suspensi: air sungai yang keruh, tanah liat dengan air, pasir dengan air, dan air kapur.

Sunday, June 26, 2011

Minum Berlebihan Dapat Membunuhmu


Untuk waktu yang lama ada pemikiran bahwa dehidrasi sangat berbahaya, yang sering terjadi pada orang yang aktif melakukan kegiatan yang panjang. Jadi atlit minum air yang banyak sambil berolah raga. Akibatnya banyak orang yang membawa botol minuman ke mana-mana dan benar-benar menjaga diri dari dehidrasi.
Berbeda dengan pemikiran tersebut, dalam beberapa keadaan minum banyak lebih berbahaya daripada minum yang kurang cukup. Mengkonsumsi air yang berlebihan dapat menimbulkan hiponatremia. Hiponatremia adalah suatu kondisi dimana kadar ion natrium dalam darah menjadi berkurang. Kadar normal natrium dalam darah adalah 135-145 mM. Ketika batas itu turun sampai 125 mM, akan menimbulkan pusing dan perasaan kacau. Kadar natrium yang rendah dalam darah dapat menyebabkan jaringan otak membesar, yang dapat berakhir pada kematian. Baiknya, untuk menjaga kesehatan, kita harus lebih memperhatikan kadar air yang kita minum. Agar bisa terhindar dari dehidrasi maupun hiponatremia.

Sunday, May 8, 2011

Sikap Itsar


Huzaifah al-Adawiyyu berkata, “Pada saat terjadinya perang Yarmuk, aku mencari anak pamankudengan membawa sedikit air. Aku berkata, ‘Jika anak pamanku akan meninggal dunia, aku akan memberinya air dan akan mengusah wajahnya dengan air.’ Ketikaaku dapat menemukannya, aku berkata, ‘Bagaimana kalau engkau aku beri minum?’ Ia memberi isyarat kepadaku bahwa ia ingin minum, tiba-tiba orang lain berkata, ‘Air, air’. Anak pamanku memberi isyarat kepadaku agar aku pergi kepada orang tersebut. Aku pun mendatangi orang tersebutdan ternyata ia adalah Hisyam bin al-As. Aku berkata, ‘Bagaimana kalau engkau aku beri minum?’ Hisyam mendengar suara orang lain, ‘Air, air,’ Hisyam member isyarat kepadaku agar aku pergi kepada orang tersebut, tetapi ternyata ia telah meninggal dunia. Aku balik ke tempat Hisyam, ternyata ia telah meninggal dunia. Kemudian, aku balik ke tempat anak pamanku, ternyata ia juga telah meninggal dunia. Semoga Allah merahmati mereka.”
Begitulah ketiga syuhada di atas membuat contoh tentang itsar, yaitu mendahulukan orang lain atas dirinya. Itulah akhlak orang muslim dalam hidup ini.

Sa’labah yang Ingkar


Sa’labah dikenal sebagai seorang yang taat beribadah, tetapi ia sangat miskin. Suatu hari, ia berkunjung ke tempat Rasulullah saw. untuk mengadukan nasibnya tersebut dan memohon kepada beliau agar mau mendoakan  supaya dia diberi harta kekayaan. Mendengar permohonan itu Rasulullah saw. Bersabda, “Hai Sa’labah, sesungguhnya harta yang sedikit, tetapi disyukuriitu lebih baikdaripadaharta yang banyak tetapi tidak bisa mensyukurinya.” Sa’labah pulang dengan kecewa.

Keesokan harinya ia datang kembali dengan permintaan yang sama. Karena memaksa, akhirnya Nabi saw. mengabulkan permintaannya. Beliau berdoa kepada Allah swt. agar Sa’labah dikaruniai harta kekayaan. Akhirnya Allah pun mengabulkan permintaan beliau tersebut.

Sa’labah kini telah berubah, ia menjadi seorang yang kaya raya, kambing-kambing peliharaannya berkembang dengan pesat. Namun, ia tidak bisa mensyukuri, bahkan jauh dari Allah swt. ia tidak lagi rajin beribadah dan sering meninggalkan shalat.

Pada suatu saat Nabi saw. bertanya kepada para sahabat, “Kemanakah Sa’labah?” Mereka menjawab, “Sa’labah disibukkan dengan kambing-kambingnya di tempat penggembalaan.” Kata Nabi saw., “Celakalah Sa’labah.”

Pada hari yang lain Nabi saw. mengutus dua orang untuk meminta zakat kepada Sa’labah, tetapi ia tidak mau memberikan zakatnya, bahkan mengejek kedua utusan itu. Setelah keduanya melaporkan kejadian tersebut kepada Nabi saw., beliau bersabda, “Sungguh celakalah Sa’labah.”

Demikianlah keingkaran Sa’labah terhadap nikmat Allah swt. Akhirnya, ia meninggal dunia dalam keadaan dimurkai Allah swt.

Friday, May 6, 2011

Various expressions in English Language


Expression opinion


I personally think…
I personally believe…
I personally feel
Not everyone will grace with me, but….
To my mind…
From my point of view…
As I see it..
I think…
I believe…
I feel…
It seems that..
If I had my way, I would..
In my case..
What I’m more concerted with is..

Expression on Satisfaction or Dissatisfaction

Is everything OK ?
Is everything satisfactory ?
Are you satisfied ?
Did you find our service satisfactory ?
Are you dissatisfied with something ?
I;m completely satisfied with..
I’m happy enough with it.
I am a little dissatisfied with..
The ..… was lousy
I’m tired of…
I want to make a complaint…

Expression of Warning

I’m warning you…
Be careful with..
I’m giving you a warning…
This is my last warning…
Remember that..
Watch out !

Expression of Pain

Ouch ! It hurt me so much !
My left is getting hurt !
It’s very painful. I can stand it.
Ooh my head aches ! And my back hurts !
I can’t tell you how pain my hand
It’s hurt so much.
Don’t do it again !!

Expression of Relief

Indeed, I’m relieved for having finished these jobs.
The doctors comes soon and threats me well, it really make me relief.
Let me relief you from this difficult problem.

Expression of Pleasure

That sounds fine/wonderful.
That would be great.
O, it was fantastic.
Im happy/glad to heqar that.
Cool ! I can’t wait to go.
It’s a great place to stop.

Expression of Love

I love you.
I love my cat so much.
I love this game / present / Indonesians food.
I have a crush on you.

Expressions of Sadness

Oh no ! Oh dear !
What a pity !
I’m really sad to know it.
I’m feeling blue.
I’m not in a good mood.
Poor Amir !
Please leave me alone !
It’s sorrowful to listen that.

Expression of Anxiety

I’m anxious…
I’m afraid..
I’m so scared..
God.. What’s this ?

Expression of Pleasure / displeasure

That’s great…  / Oh no.
That’s incredible / What a nuisance.
How marvelous ! / I’m very disappointed.
How tremendous ! / I’m too miserable.
What luck ! / I’m so upset.
I’m very pleased with it / I’m fed up with…

Expression of  Anger

I’m really angry about...
It’s not you business, go away !
You really make me crose !
What a heel you are !
You are bitckens.
Be quiet, or I’ll hit you !
Be shut up !
Oh, damn ! Blast ! Hell (swear words)

Expression of Annoyence

I am very annoyance !
It’s make me annoyed !
How irritaty is it !
This’s really irritaty !
What a nuisance.
Oh, that’s great (sarcastic).

Expression Suggestion

What shall / should / can / could I … ?
Have you thought about … ?
I think that will be wonderful.
I suppose I could do that.

Expression Excuse and Apology

Im sorry.
Excuse me, please.
Pardon me, please.
Excuse me for being late.
Please forgive me.
I do apologize for my behavior last night.

Announcement


Announcement is something that is written or delivered orally about what has happened or will happen that are considered important to know by everyone.
Coverage of announcement that place, time, activity, and contact person.

Example of announcement :

1.    Attention,
Tomorrow is the last day
for you to join the Remedial test for all subjets.
So contact your teachers soon

2.    Attention Students,
It’s expected that all participants of SMANDY English Meeting Club 
to join a Language Village on Lejja for a week 
which will be held by Wanemo Club on the next Sunday to Saturday.
Thanks for your attention.

3.    School News
Next week, we will do a lot of things at school Students of class X will collect plastic glasses and sachets. We will sell them to rthe recycling centre.
Students of class XI will clean the playground and around the mosque. They can burn the papery rubbish and dry leaves.
Students of Class XII will design a largerubbish bin in the playground. You can put your rubbish there in the future.
We have to do these to keep the cleanliness of ourshool.
OSIS

4.    Attention Please !
School will gold a study tour to Toraja for students of Grade XI afters semester. 
Please register yourself to Mr. Jamaluddin. Cost by the school. So don’t miss it. Thank you.

Monday, March 28, 2011

Rekam Medis



A.    Tokoh - tokoh utama yang mengembangkan Rekam Medis dari setiap periode.

1.      Geoffrey A. Robinson (Hospital Administration, London, Butterworths, 1996)
2.      AMRA = AHIMA (An Instruction of Organizing Health Records, Chicago, AMRA 1975)
3.      Edna K . Huffman (1994)
4.      MF Skurka (AHA= American Hospital Association , 1988
5.      Juknis Penyelenggaraan Rekam Medis (1991 )

                                                                                 
B.     Perkembangan Rekam Medis setiap periode

1.    REKAM MEDIS DAN ILMU KEDOKTERAN
Lahirnya Rekam Medis bersamaan dengan lahirnya Ilmu Kedokteran, Masalahkesehatan dan masalah penyakit yang mengganggu individu serta segala sesuatu yang terkait dengan penyakit tersebut merupakan bagian dari Ilmu Kedokteran.
2.    ZAMAN PRIMITIF PALEOLITHICUM (± 25000 BC )

Sejak  zaman dahulu “Records” khususnya Medical menduduki tempat yang penting di dalam ilmu kedokteran, dibidang pelayanan medis, sama pentingnya seperti obat di bidangpelayanan penyembuhan.

3.    ZAMAN MESOPOTAMIA ( ± 4000 BC)
“HAMMURABI CODE”. Ditemukan di Iran tahun 1901- 1902 oleh seorang arkeolog Peancis
4.    ZAMAN CINA KUNO (2700 BC – 1644)

a)    Kaisar Shen Nung (2737BC)
b)   Kaisar Huang Tie (2697 BC)
c)    Dinasti Chow
d)   Dinasti Sung tahun 1241
e)    Kaisar Kian Lung (1644)
5.   EGYPTION PERIOD -ZAMAN MESIR KUNO
a.  DEWA THOTH (dewa penyembuh, dewa kesusasteraan, dewa pencipta, dewa kebijaksanaan )
b.  IMHOTEP( 3000-2550BC) “dokter pertama yang membuat rekam medis hidup di zaman pyramid”.
c.  EDWIN SMITH SURGICAL PAPYRUS (1862)
d.  EBER PAPYRUS (1872 )
6. GREEK PERIODE - ZAMAN YUNANI KUNO
a. Aliran Helenic (786-285BC “Air, Udara, Api, dan Tanah” )
b. Aesculapius ( Dewa Kedokteran )
c. Hippocrates ( Bapak ilmu kedokteran, ± 460BC )
7. GRAECO-ROMAN PERIOD- ZAMAN YUNANI-ROMAWI
a. Dr.GALEN (130- 210 M)
b. ST.JEROME
8. BYZANTINE PERIOD ( Zaman ini ± 1000 tahun )
a.    Oriibasius (325-403)
b.    Aetius dari Amida (awal abad VI)
c.    Paul dari Aegina (615-690)
9.  JEWISH PERIOD – ZAMAN YAHUDI
10. MOHAMMEDAN PERIOD=ZAMAN MUHAMMAD
a.    Rhazes (865-925)
b.    Avicenna (Ibnu Sina) (980-1037)
11. ZAMAN HINDU
a.     Asoka Asoka ( ± 273 – 232/237 BC)
b.    Brahmanic, Charaka, Susrutadan Vaghbatha( 700BC)

12. MEDIEVAL PERIOD – ZAMAN ABAD PERTENGAHAN
RS.St.Bartholomew’s di London, Inggris (± tahun1137)
13. ZAMAN RENAISSANCE
a.    Raja king Henry VIII (1509-1547,Inggeris)
b.    Andreas Vesalius (1514-1564,Belgia)
14. ABAD KE XVII
a.   William Harvey
b.   Kapten John Graunt ( 1661 )
15. ABAD XVIII
a.   Mrs. Grace Whitting Meyers (1859 – 1957)
16.AKHIR ABAD XIX DAN PEMULAAN ABAD XX
a.  Sisters of Francis dan Dr. William WorrallMayo (1889)
b.  Henry S.Plummer (1900 , “Clinic Associate” )
c.  Beckson&John Hopskins (1935)
17. ABAD XX
a.  American Hospital Association (AHA)1902
b.  AMA (1905)

C.  Perkembangan Rekam Medis ditinjau/dilihat dari Sudut Organisasi.

      Mathew W.Foley:editor dari “Hospital Management yang disebut sebagai “Father of National  Hospital Day”. Ia mengatakan bahwa : “If you don’t organize now, perhaps you never will”
      Kongres yang ditutup pada tgl. 11 Oktober 1928 menghasilkan,
Yaitu terplihnya Mrs. Grace Whiting Myers sebagai presiden I dari “The Association of Record Librarians ofNorth America” dengan tujuan meningkatkan penatatan RM oleh para medisdi RS, Klinik, dan institusi medis lainnya.

D.  Perkembangan Rekam Medis ditinjau/dilihat dari Sudut Standarisasi

Tahun 1913 dr.Franklin H.Martin American College of Surgeons” mempunyaitujuan meningkatkan standarisasi pembedahan.Dalam program standarisasi RS dikembangkan metode pencatatan:
·         Tidak hanya untuk calon penerima beasiswa tapi juga untuk:
·         Efisiensi asuhan medis yang diberikan kepada pasien pada saat itu danyang akan datang
·          Kepentingan hukum baik bagi pasien, rumah sakit, maupun dokter.
·         Penelitian ilmu kedokteran.
Sehubungan dengan hal ini standarisasi RS mensyaratkan: minimum RM berisi catatan kasus yang lengkap & akurat dan harus dibuat untuk seluruh pasien serta secara mudah dapat diperoleh di rumah sakit. Oleh karena itu setiap tahun topik RM dimasukkan dalam program standarisasi RS.

E.   Perkembangan Rekam Medis Ditinjau/dilihat dari Sudut Pendidikan.

Pada awal berdirinya AMRA ( American Medical Record Association) tahun 1928, para anggotanya berusaha dan menghasilkan perubahan di Departemen RM-nya. Di bawah pimpinan J.E. HARNED BUFKIN dibuatkurikulum yang dipakai di rumah sakit.
Pada tahun 1935 program pendidikan terbentuk di 4 Rumah Sakit.Pada tahun 1942 AMRA Council on Medical Education merasa tujuan utama / pentingnya orang-orang berpendidikan & berpengalaman duduk dalamdewan ini.untuk membuat standarisasi dengan menginspeksi program-program pelatihan dan mempublikasikansekolah-sekolah yang telah diakui.
Saat ini diakreditasi oleh : Committee on Allied Health Education and Accreditation (CAHEA) of the AMA & AMRA.
RRA (Registered Record Administration)
ART (Accredited Record Technicians), ART kemudian diubah menjadi AHIT(Accredited Health Information Technicians)
7 bidang sebagai persyaratan Akreditasi :
·         Management (Manajemen).
·         Aspect Legal (Aspek Hukum)
·         Health Information System (Sistem Informasi Kesehatan).
·         Health Record (Rekam Kesehatan).
·         Information of Retention & Retrieval (Retensi & Pengambilankembali RK).
·         Quality Assurance Systems (Sistem Menjaga Mutu).
·         Classification & Indexing System (Sistem Klaisfikasi & Indeksing).

Saat ini telah ada program studi Administrator Perekam dan Informasi Kesehatan (APIKES) di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,Yogyakarta, Sumatera Barat dan, Sulawesi Selatan.

F. Falsafah Rekam Medis Mencamtumkan Nilai :

1.      Administration
Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai administrasi , karena isinya menyangkut tindakan berdasarkan wewenang dan tanggung jawab sebagai tenaga mdis dan perawatdalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan.

2.      Legal aspect(aspect hukum)
Aspek Hukum Menyangkut masalah adanya jaminan kepastian hukum atas dasar keadilan , dalam rangka usaha menegakkan hukum serta penyediaan bahan tanda bukti untuk menegakkankeadilan.

3.      Fiscal (keuangan)
Isi Rekam Medis dapat dijadikan sebagai bahan untuk menetapkan biaya pembayaran pelayanan. Tanpa adanya bukti catatan tindakan /pelayanan , maka pembayaran tidak dapat dipertanggungjawabkan.

4.      Research (penelitian)
Berkas Rekam medis mempunyai nilai penelitian , karena isinya menyangkut data/informasi yang dapat digunakan sebagai aspek penelitian.

5.      Education (pendidikan)
Berkas Rekam Medis mempunyai nilai pendidikan , karena isinya menyangkut data/informasi tentang kronologis dari pelayanan medik yang diberikan pada pasien.

6.      Documentation (dokumentasi)
Isi Rekam medis menjadi sumber ingatan yang harus didokumentasikan dan dipakai sebagai bahan pertanggungjawaban dan laporan sarana kesehatan.

7.      Akurat, Informatif, dan dapat dipertanggung jawabkan(ALFRED AIR)
Akurat maksudnya, berisi informasi yang rinci dan tepat waktu
Informatif maksudya, berisi data yang dapat diolah menjadi informasi yang berguna.Dapat dipertanggung jawabkan maksudnya,  dapat dibaca isi rekam medinya.

G.  Fungsi Rekam Medis
Secara umum :
1.    Sebagai alat komunikasi antara dokter dengan tenaga ahli
2.    Lainnya yang ikut ambil bagian didalam memberikan pelayanan, pengobatan, perawatan kepada pasien.
3.    Sebagai dasar untuk merencanakan pengobatan yang harus diberikan kepada seorang pasien.
4.    Sebagai bukti tertulis atas segala tindakan pelayanan, perkembangan penyakit dan pengobatan selama pasien berkunjung atau dirawat dirumah sakit.
5.    Sebagai bahan yang berguna untuk analisis, penelitian dan evaluasi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien.
6.    Melindungi kepentingan hukum bagi pasien, rumah sakit maupun dokter dan tenaga kesehatan lainnya.
7.    Menyediakan data-data khusus yang sangat berguna untuk keperluan penelitian dan pendidikan.
8.    Sebagai dasar perhitungan biaya pembayaran pelayanan medik dan keperawatan pasien.
9.    Menjadi sumber ingatan yang harus didokumentasikan serta sebagai bahan pertanggung jawaban dan laporan.
Secara khusus :
1.    Sebagai bahan pembantu pengambilan keputusan dalam perawatan pasien yang lebih optimal.
2.    Data rekam medis dapat menunjukkan praktek yang Baik dan yang buruk.
3.    Data utilisasi sumber Daya yang dapat menunjukkan efisiensi pelayanan.